Rabu, 20 September 2017

-TIDAK !!! UNTUK GAMBAR TUHAN EDITAN-

Saya  tidak suka melihat pengguna Facebook yang mengucapkan selamat ulang tahun kepada orang lain pakai GAMBAR EDITAN TUHAN YESUS MEMEGANG KUE TART.

Apa susahnya anda mengetik tulisan “selamat ulang tahun” yang hanya terdiri dari 17 hurup sementara disisi lain anda sanggup bertahan online sampai 16 jam sehari.
Mosok menulis selamat ulang tahun saja tidak bisa ?

Saya bukanlah orang yang tinggi iman seperti anda anda yang sering berkotbah di facebook ini,
Namun sekalipun iman dan pemahaman ketuhanan saya rendah tapi saya masih bisa menempatkan dimana Tuhan itu harus ditempatkan.

Pernahkah anda menyadari bahwa semakin lama wajah Tuhan yang ada di facebook ini semakin mirip dengan TOM CRUSE ?

❎Matanya kalian edit makin bulat
❎Bibirnya kalian edit makin tipis
❎Dagunya kalian edit makin lancip
❎Rambutnya kalian edit gaya rocker
❎Bahkan alisnya kalian lukis lukis biar cantik

Kenapa kalian bangga melakukan hal ini ? 👎👎

Kalian boleh lihat gambar Tuhan di Gereja dan di buku buku rohani agar kalian bisa membandingkan dengan gambar Tuhan yang ada di facebook ini. Gatal kali pulaknya tangan orang orang pintar mengedit gambar Tuhan.

Harusnya kalian orang orang Kristen yang sering menggunakan gambar Tuhan editan MALU PADA DIRI SENDIRI.

👎Kalian lihat di Facebook ini adakah agama lain yang melakukan kebodohan mengedit edit gambar Tuhannya?
👎Kalian lihat Tuhan agama lain, pernahkan diedit edit hanya untuk urusan remeh temeh selamat ulang tahun ? TIDAK PERNAH !!!
👎Hanya gambar Tuhan Yesus yang selalu di edit untuk urusan duniawi yang tidak penting dan kalian memperparah keadaan itu dengan kebiasaan bodoh membagi bagi gambar tersebut.
👎Kalian pikir itu sebuah prestasi ?

👎MALU LAH PADA DIRI KALIAN SENDIRI !!!
👎MALU LAH PADA HOMBAR BALOK KALIAN !!!

Coba kalian renungi dan pertimbangkan dengan hati yang rendah PANTASKAH kita sebagai manusia mengedit gambar Tuhan memegang KUE TART ?

✅Jika kamu punya gambar atau foto di rumah lalu foto mu itu diedit orang, bagaimana perasaan kamu ?
✅Kamu hanya selevel manusia ciptaan, tapi kamu tidak ingin diperlakukan sembarangan bukan ?
Lalu kenapa kamu memperlakukan Tuhan dengan sembarangan ?

👎Ada yang ulang tahun, kamu kirim gambar Tuhan Yesus memegang kue tart
👎Besok besok ada yang sakit, kamu kirim gambar Tuhan Yesus memegang Inpus
👎Besok besok ada yang kawin, kamu kirim gambar Tuhan Yesus memegang kelambu
👎Dan mungkin besok besok anak mu ujian, kamu kirim gambar Tuhan Yesus memegang kalkulator

Mulut kita bisa saja mengatakan “HANYA GAMBAR”, tapi jangan biasakan menjawab segala sesuatu dengan mulut.
Sekali sekali kamu harus menjawab dengan hati dan logika.

✅Coba jawab dengan HATI mu, pantaskan gambar Tuhan yang menciptakan manusia kamu edit macam macam ?
✅Lalu jawab dengan LOGIKA mu, jika foto Ayah kamu yang saya edit dapatkah kamu sebagai seorang anak menerima perlakuan saya ?

✌Kamu tidak perlu menggunakan akal pikiran kamu untuk menjawab pertanyaan Saya,
✌Kamu tidak perlu mengandalkan ijazah diploma dan S1, S2, S3 kamu untuk menjawab,
✌Kamu cukup menjawab DENGAN HATI kamu, dengan SEREP NI ROHA.

Kamu tidak sadar dan bisa dengan gampang menjawab “KAN CUMA UNTUK MENGUCAPKAN ULANG TAHUN”, tapi sebenarnya kamu harus menyadari bahwa kamu adalah orang yang BERTENGKUK TINGGI.
Jika kamu bukan orang yang TINGGI TENGKUK maka kamu akan sadar bahwa kamu adalah manusia yang diciptakan Tuhan.
Manusia yang sadar diri sebagai mahluk ciptaan tidak akan pernah memperlakukan PENCIPTANYA dengan sembarangan.

------%------%------%------

Saya Marulak Sinurat

Jumat, 15 September 2017

-MAYORITAS DAN MINORITAS DALAM SUDUT PANDANG YANG BERBEDA-

**sebelum membaca tulisan Saya, pastikan dulu jika Anda bukanlah seorang pengindap penyakit akut SARA**

Terpilihnya Halimah Yacob, seorang wanita muslim berdarah Melayu menjadi presiden Singapura menarik minat Saya untuk mengembangkan sebuah artikel mengenai issue Mayoritas dan Minoritas dalam sudut pandang yang berbeda.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dijelaskan arti kedua kata tersebut sbb :

-Mayoritas/ma•yo•ri•tas/ adalah jumlah orang terbanyak yang memperlihatkan ciri tertentu menurut suatu patokan dibandingkan dengan jumlah yang lain yang tidak memperlihatkan ciri itu.
-Minoritas/mi•no•ri•tas/ adalah golongan sosial yang jumlah warganya jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan golongan lain dalam suatu masyarakat.

Dari penjabaran KBBI tersebut dapat kita lihat bahwa ternyata masyarakat Indonesia sebagian besar salah alias menyimpang dalam mengartikan Mayoritas dan Minoritas karena masyarakat kita selalu menyangkut pautkan mayoritas dan minoritas dengan issue AGAMA sehingga muncul semacam statement HARUS AGAMA MAYORITAS YANG BOLEH MEMIMPIN.

Sekarang mari kita BERMAIN kata kata mayoritas dan minoritas serta KEHARUSAN mayoritas untuk Memimpin

1. Dalam satu daerah terdapat jumlah penduduk yang bodoh lebih banyak dari pada penduduk yang pintar.
Itu artinya MAYORITAS penduduk daerah tersebut bodoh.
✅Lalu apakah orang bodoh itu yang harus menjadi pemimpin dengan bermodalkan predikat Mayoritas ?

2. Dalam satu daerah terdapat jumlah penduduk usia lanjut lebih banyak dari pada penduduk usia produktif.
Itu artinya MAYORITAS penduduk daerah tersebut Lanjut Usia.
✅Lalu apakah orang Lanjut Usia itu yang harus menjadi pemimpin dengan bermodalkan predikat Mayoritas ?

3. Dalam satu daerah terdapat jumlah penduduk wanita lebih banyak dari pada penduduk pria.
Itu artinya MAYORITAS penduduk daerah tersebut Wanita.
✅Lalu apakah Wanita yang harus menjadi pemimpin dengan bermodalkan predikat Mayoritas ?

4. Dalam satu daerah terdapat jumlah penduduk yang menkonsumsi narkoba lebih banyak dari pada penduduk yang bersih dari narkoba.
Itu artinya MAYORITAS penduduk daerah tersebut Pengguna Narkoba.
✅Lalu apakah Pengguna Narkoba itu yang harus menjadi pemimpin dengan bermodalkan predikat Mayoritas ?

Nahhh… sekarang kita melihat sudut pandang lain mengenai Mayoritas dan Minoritas dari ilmu Matematika.
Kita bermain BOLA dan akan Saya jabarkan menggunakan rumus matematika, sbb :

1. Ambil 100 buah bola
✅Lalu kita memberi angka 100% pada keseluruhan bola
2. Sebanyak 80 buah bola berwarna merah
✅Itu artinya 80% bola berwarna merah
3. Sebanyak 20 buah bola berwarna hijau
✅Itu artinya 20% bola berwarna hijau
4. Dari jumlah tersebut dapat kita simpulkan bahwa MAYORITAS WARNA BOLA adalah MERAH dan WARNA HIJAU menjadi MINORITAS.
5. Kemudian kita masukkan 100 buah bola tersebut kedalam  box tertutup,
Lalu silahkan tutup mata anda dan AMBIL BOLA ITU.

Dari simulasi permainan bola ini, hal apa yang anda dapat ?
✅Secara matematika memang Bola berwarna merah mempunyai peluang lebih besar untuk terpilih sebab warna merah adalah mayoritas,
Namun jangan abaikan KANS 20% bola berwarna hijau.
✅HASIL akhir ditentukan saat tangan anda masuk ke Box lalu mengambil bola itu, BUKAN saat bola bola itu dimasukkan ke box.
✅Dalam simulasi bola ini, JIKA PUN BOLA HIJAU YANG TERPILIH TIDAK AKAN MENCIDERAI KENYATAAN BAHWA BOLA MERAH ADALAH MAYORITAS.

Singapura, salah satu Negara paling maju di dunia SUDAH LEBIH DULU menunjukkan FAKTA KANS MINORITAS seperti simulasi bola Saya di atas.
Etnis Melayu yang hanya 14% diantara Tionghoa yang 77% BISA MENDAPAT TEMPAT YANG LAYAK DALAM PEMERINTAHAN.

Sebenarnya dalam demokrasi, “PEMIMPIN YANG TERPILIH BUKAN MEWAKILI SIAPA MASYARAKATNYA MELAINKAN APA YANG DIINGINKAN MASYARAKATNYA.

Saya Marulak Sinurat😍😍😍

Selasa, 12 September 2017

-DANG LULUS-

Disada botari na mancai uli di Kota Siborongborong......

Naeng manuhor sira nabontar ma maksud ni Omak Mittop tu kode ni Nai Ramces, hape nga jumolo Nai Dorantes, Nai Poteria dohot Nai Esmeralda disi.
nga maniop belanjaan nasida alai lakso mulak, lalap sai makkatai nasida sai hira ratu gosip.

Digora Omak Mittop ma nasida :
"woiii… ai marhua do hamu manggosip dang nanggo mangaloppa be hamu haroa…"

Nai Poteria : "eehh edak, annon ma na mangompa i ahh…"

Nai Dorantes : "lagi naik tensi ku edak, nga naeng hu hutur hariara an.."

Omak Mittop : "bahhh… ai aha namasa edak… na dilarihon halak do mobil rental mu ?"

Nai Ramces : "nga golap diida nai Dorantes i dabo...''

Nai Esmeralda : "eehhh lagi sogo rohani Nai Dorantes i dabo edak…"

Omak Mittop : "ai mahua ho edak Dorantes ?"

Nai Dorantes : "eehhh Marsak au edak, dang lulus anak ku si Tigor di ANGKATAN LAUT, alasan ni halak i ala dang diboto si Tigor MARLANGE"

Omak Mittop : “weehhh tutu heppot nai akka pamaretta on, dohot do apala dang diboto marlange gabe dang lulus Angkatan Laut.
Jei akka na lulus ANGKATAN UDARA i boi do haroa nasida HABANG ?
age potong pinggol hon lak so adong akka na lulus Angkatan Udara i BOI HABANG"

Nai Ramces : "ai dang holan Nai Dorantes na emosi, dohot do anak ni Nai Esmeralda dang lulus"

Omak Mittop : "bah tahe… ate edak dang lulus si Togi ? masuk tudia haroa dites ibana ?”

Nai Esmeralda : "masuk Polisi edak, alai dang lulus ibana…"

Omak Mittop : "boasa… ai malo do si Togi, botang muse daging na..."

Nai Esmeralda : "Ninna ala adong sada IPON na LOBANGON.."

Omak Mittop : "wehhh tahe lamu tamba tensi ku dibaen akka pamaretta on,
pola do dohot na lobangon pola ma dipermasalahkan.
Ai molo MARPORANG hita haduan MARSITEMBAKAN do, datung na gabe MARSIHARATAN.
Pola ma alani ipon lobangon gabe dang lulus, ahhh amang tahe”

Nai Poteria : "au pe marsak do edak,
dang lulus tong anak ku si Horas, hape nga apala habis hepengku paborhatton ibana tu Jogja..."

Omak Mittop : "ima da hubege nga tu Jogja ninna si Horas, alai hubege kabar sian onan minggu na salpu lulus do ninna ibana si Horas"

Nai Poteria : "lulus tahap sada do edak, pas tahap akhir kalah do ibana, makana gabe siteres ma sonnari si Horas.…"

Omak Mittop : "ai tudia do tahe di tes si Horas edak ?"

Nai Poteria : "tu UGM edak…"

Omak Mittop : "Jei boasa dang lulus ibana, kan rengking sada do ibana di Siborongborong on, NEM na do ninna untimboan di huta on"

Nai Poteria : "ninna pengawas nai, salah jawaban soal ujian na…"

Omak Mittop : "ai aha haroa pertanyaan na sampe dang lulus ibana ?"

Nai Poteria : "ninna pengawas nai Tuliskan apa kepanjangan dari UGM"

Omak Mittop : "jei apala kepanjangan ni UGM dang boi dialusi si Horas ?"

Nai poteria : "Dialusi do edak, alai salah ninna pengawas nai…"

Omak Mittop : "ai aha haroa jawaban ni si Horas kepanjangan ni UGM ?"

Nai Poteria : "UNIVERSITAS GUNUNG MERIAH"

Omak Mittop : "weehh loak ni jolma attong, bursik ma i. ba patuk do dang lulus si Horas molo buti.
Ahh amang... sian dia do parbinotoan ni si Horas on haroa umbaen UGM gabe Universitas Gunung Meriah.
weehhh mambal nai gabe lari tu Gunung Meriah si Horas on…"

😜😘😉

Jei boi do hamu HABANG ??? Molo au boi do HaHaHa

http://marulaksinurat.blogspot.co.id

Jumat, 25 Agustus 2017

-IPON PALSU-

Jadi disada tikki, ro ma Oppung Mittop tu jabu naeng manogihon si Mittop…..

Oppung Mittop : "beta jo pahoppu ku, dongani jo oppung tokkin"

Si Mittop : "Tudia Oppung hudongani ?"

Oppung Mittop : "tu dokter Gigi, nga uttagon ho mandongani au daripada bapak mu, ai so diattusi bapam manang aha, sae ma holan na minum tuak i diboto Bapam, molo tuak na tabo ollak ujung ni Siborongborong on pe boi do dianggo Bapam……"

Si Mittop : "olo Oppung, beta ma Hudongani pe Oppung…."   

Lao ma halak i tu kota Siborongborong ala adong disi Dokter gigi terkenal.

Dibereng Oppung i ma pamplet di jolo ni klinik i....

Ninna Oppung ma : "bassa jo Mittop aha do tulisan ni pampplet i ?"

Dibassa si Mittop ma :  "Drg.Kopelman Jaya Pandapotan Setia Selamanya"

Oppung Mittop : "bahhh idoo, ido dokter gigi nauddenggan di Tapanuli on, Doktor Kopel"

Masuk ma nasida tubagas jala pittor disambut perawat ma :  "selamat siang, apa yang bisa kami bantu pak ?

Oppung Mittop : "Pak dope nimmu nga nasa ho balgani Pahoppu. ai marbahasa batak jo ho kale, na mantikan ho sai hira boru betawi ma ho"

Ala adong dibege dokter i marbete bete diluar pittor didapothon ma, dibereng ma namasa disi....

Drg.Kopelman : "bahhh aha namasa Oppung...huddul jo Oppung…."

Oppung Mittop : "ahhh nagutturan itoan on…"

Drg.Kopelman : "Perawat ta doi Oppung, Boru Sihite do itoan i, uhut ni i apala aha hian ma Oppung"

Oppung Mittop : "Buti do doktor Kopel, Naeng mamasang IPON Palsu au puang, boi do dison ? nga rogot rogot be ipon hu, dang boi be mangallang na marmiak neh. sadia ma sada ipon Doktor ?

Drg.Kopelman : "boi Oppung, 50 ribu sada ipon Oppung, dang pola arga i Oppung, molo di Medan nga mar 200 ra, asing dope ongkos, sasuddat ongkos ni Oppung tu Medan nga sai sada ipon dison…"

Oppung Mittop : "toe ma amang, pasang ma dua da, sada di toru sannai diginjang"

Diboan Drg.Kopelman ma Oppung Mittop tu biluk, mulai ma proses pemasangan GIGI PALSU.

Dang sadia leleng sae ma dipasang ipon palsu ni Oppung i.

Kaluar ma Oppung mandapothon si Mittop, ninna ma :
"bereng Pahoppu ku, buet ma didompet ni Oppung on hepeng 100 ribu, apala ditoruni KTP i do husolotton , bereng ma adong sallebbar disi…"

Dibereng si Mittop ma adong sallebar hepeng 100 ribu solot dibalik ni KTP,
jadi di lean ma tu Oppung.

Oppung Mittop : (dihusippon ma tu si Mittop) hepeng palsu do i amang,
nga 3 bulan i husippan, digabusi jolma Oppung di Onan namasahai.
lean ma tu dokter i si saratus ribu i, dang diboto i, molo tung pe diboto alo ma da. malo do ho mangalusi amang, bisuk do ho…"

Si Mittop : "olo Oppung……"

Lao ma si Mittop tu biluk ni Dokter Kopelman.

Ninna ma : "Bapa…..on parubat ni Oppung i, 100 ribu…."

Drg.Kopelman : "dia ma anggi, amang burju nai ho kale,  ise goar mu hasian ? (huhut ma dijalo hepeng on)

Alai toppu songgot ma Drg.Kopelman ala hepeng palsu do nadileoni si Mittop....

Ninna Ma : "bahhh anggi, dang lakku hepeng mon, hepeng palsu do on, lao ne gatti jo hepeng on tu Oppung mu, sotung hulapor ho tu Polisi…"

Dibege Oppung Mittop ma hata ni dokter i gabe mabiar ma ibana, inna rohana : "matteh ma, diboto doktor i do hape hepeng palsu i, maup ma hami"

Alai dibege ibana do dialusi si Mittop dokter i

Si Mittop : "asing Bapa on ah, ai bapa pe IPON PALSU do dipasang bapa tu Oppung ku"

Drg.Kopelma : "bahhh unang maccam maccam ho da, dang IPON PALSU i asa diboto ho, haru disikat ho pe ipon ni oppung mi sataon on dang na Luntur i,  Garansi 5 taon molo ipon ku.
age suba jo, molo Ipon Palsu luntur doi asa diboto ho"

Si Mittop : "bahhh ipe dang hepeng palsu nahulean i, loppit loppit ma, pabalik balik pe taho, manang paspasi ma, manang dege dege pe taho hepeng i molo penasaran do bapa ASLI MANANG PALSU,  molo dang MARPUTOR KASSA MATA ni amatta nadihepeng i berarti asli do i…."

Huhut pittor lao ma si Mittop, ditarik ma Oppung na huhut ninna pakkuduson  :
"hatop Oppung… beta… dijou anon Polisi….."

Pittor hatop ma halak i lao marbecca,
Alai molo si Mittop nga sai makkuturi duguldugul na…

Ninna Oppung nai Ma : "nga hudok kan Bisuk do ho pahoppu ku, malo jala bijak doho, holan Bapak mu si maup i do dang diattusi mamereng hapistaranmu"

Huhut ma dihaol Oppung on si Mittop

Ninna Oppung nai ma muse : "attong tu Onan Siborongborong  jo hita, minum seddor jo hita disi da amang, asa songon na lubbang jo....."

-----%-----%-----

http://marulaksinurat.blogspot.co.id

Selasa, 08 Agustus 2017

-OPPUNG MITTOP NENGEL-

Disada tikki, dipatupa huria HKBP ma kebaktian Tahun keluarga di Siborong borong. maccai meriah do perayaan puncak pesta tahun keluarga on.
Antusias ma akka ruas mandohoti kebaktian i apalagi muse adong do hiburan gondang dohot artis top batak.

Suang songoni do si Mittop dohot do mandongani Oppung na, ala nga matua Oppung naon ikkon ditogu togu do, tabba muse nga Nengel be Oppung ni si Mittop on.

Dung sahat di bagas ni joro pajumpang ma Oppung Mittop tu Pandita.
pittor didapothon Pandita i ma Oppung Mittop jala disalam ma tangan na huhut disukkun :  "sehat do Oppung ?"

Sai sip do Oppung on dang mangalusi, jadi ala nga nengel Oppung i pittor dihusiphon si Mittop ma tu Oppung nai maccai gogo :
"Oppung… disukkun amang Pandita sehat do Oppung ?"

Dialusi Oppung Mittop ma :
"bahhh ai ido, dang hubege be…. Sehat do inna hamu.. sehat do…"

Disukkun Pandita i ma muse :
"nga sadia tahe umur muna Oppung ?"

Pittor dihusippon si Mittop ma muse :
"Oppung… disukkun amang Paddita Sadia umur ni Oppung ?"

Dialusi Oppung Mittop ma :
"bahhh ido hape....102 Taon… ai na naeng mangalean kado do amang i, sabulan nai pe ulang tahunku amang …."

Ninna pandita i ma muse :
"bahhh tahe, pasu pasu ni Tuhan i ma ate Oppung. ai aha do Resepna Oppung maka na boi Ganjang Umur mu ?

Dihusippon si Mittop ma muse Tu Oppung nai :
"Oppung...disukkun amang Pandita ai aha do resep ni Oppung asa boi Ganjang umur ni Oppung ?"

Dialusi Oppung Mittop ma :
"ai dang adong resep na amang Pandita nami, alai huhilala ala na NENGEL i do  ra au sian doli doli makana ganjang umur hu…"

Heran ma Pandita i las disukkun ma muse :
"bahhh..... ai aha haroa hubungan ni NENGEL tu Ganjang ni umur  oppung ?

Dihusippon si Mittop i ma, lamu gogo ma suara ni si Mittop makkusiphon ala nga jut rohana sai disukkuni Pandita i torus :
"Oppung ninna Pandita i ai aha haroa hubungan na NENGEL tu Ganjang ni Umur ?

Dialusi Oppung Mittop ma :
"adong do attong da… ai dang HUBEGE BE MOLO DIJOU TUHAN i au, ai tupa pe ra sian doli doli hian pe au nungga dijou hian alai dang hea hubege, ala ni i do ra ganjang umur hu amang….."

Bobang ma Pandita i mambege, talak nama pamanganna huhut ninna roha ni Pandita i :
"molo songoni uttagon nama au marsahit NENGEL bah..."

------00------00------00------

HeHeHe....

Rabu, 26 Juli 2017

-AUDIT GEREJA (PENTINGKAH)?-

Belakangan ini ramai sekali pemberitaan di media sosial mengenai rencana KPK mengaudit keuangan gereja.
Ada yang pro, ada yang kontra, ada pula yang netral.
Namun yang jelas, apapun alasan ketiga kelompok pendapat ini pasti punya alasan masing masing yang mewakili buah pemikiran mereka.

Yang menjadi permasalahan adalah kebiasaan para pengguna media sosial yang malas memberi sedikit waktunya untuk membaca dan mencari referensi sehingga berkembanglah issue audit gereja ini sebagai sebuah langkah intervensi dari KPK.
Hanya melihat judul langsung TYPE AMIN LIKE DAN SHARE.

Penyakit pengguna media sosial di Indonesia hanya berkutat pada 3 hal tersebut plus 1 BONUS yaitu :
1. AMIN
2. LIKE
3. SHARE
4. Plus Bonus MASUK SURGA

Istilah kerennya BUY 3 GET 1, makanya portal portal berita kaya raya di Indonesia ini, cukup mencetak judul yang besar dan sedikit aneh maka langsung dalam hitungan detik tershare keseluruh pelosok.

Sebenarnya yang terjadi adalah Alexander Marwata, wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi sedang menjadi nara sumber pada sebuah seminar di Kantor konferensi Wali Gereja Indonesia (15/7/2017 sumb: www.tagar.id) pada kesempatan tersebut Marwata MENANTANG gereja gereja untuk melakukan Audit Keuangan, beliau juga mencontohkan Vatikan Roma yang sudah melakukan Audit terbuka keuangan mereka.

-------------------------

Apa yang disampaikan beliau dalam seminar tersebut merupakan pendapat pribadi dalam kapasitas beliau sebagai nara sumber.
Jadi bukan KPK yang punya gagasan hanya saja kebetulan Alexander Marwata menjabat sebagai wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi.

Alexander Marwata seorang yang beragama Kristen.
Tentunya beliau juga sangat paham apa yang ada di tubuh gereja, bagaimana seluk beluk dan liku liku gereja sampai ke stuktur terendah hingga tertinggi beliau paham.
Lalu jika Alexander Marwata MENANTANG gereja untuk melakukan audit keuangan apakah itu menyalahi ?
Apakah gereja akan gentar dengan tantangan beliau ?
atau justru menyambutnya dengan lapang dada ?

-------------------------

Reaksi nitizen ?
1. TIDAK SETUJU
Kita tidak boleh berpikir buruk terhadap mereka yang tidak setuju audit keuangan gereja oleh KPK, bukan berarti mereka mendukung korupsi.
Mereka berpendapat bahwa KPK adalah lembaga Negara sedangkan Gereja bukan lembaga Negara, lalu mengapa lembaga Negara mengaudit gereja yang sama sekali tidak pernah mendapat dana bantuan dari Negara ?
Selama ini dana apapun yang ada di keuangan gereja adalah swadaya jemaat (GUGU TOKTOK RIPE) mulai dari membeli tanah, membangun, mengisi perlengkapan, operasional harian, dll semuanya ditanggung oleh jemaat.
Partisipasi jemaat juga bermacam macam mulai dari yang mendonasikan uang, menganti uang dengan padi dan beras, membantu menyediakan peralatan tukang, membantu menyediakan makan bagi tukang sampai membantu dengan tenaga semuanya secara swadaya.
Jadi wajar rasanya ada nada keberatan dari sebagian orang mendengar kabar tersebut.

Disisi lain ada juga yang menolak dengan alasan yang berbeda, sebagian berpendapat “apa yang sudah dipersembahkan diberikan sepenuh hati untuk Tuhan dan gereja dan mereka percaya sepenuhnya kepada pengelolaan keuangan oleh gereja”
Pendapat ini juga sangat baik dan harus kita hormati, seperti kata para penetua “berikan yang terbaik untuk Tuhan dan biarlah yang terbaik juga yang engkau dapatkan”

2. SETUJU
Pendapat yang setuju berpedoman pada transparansi keuangan gereja. (kemungkinan) ada indikasi penyelewengan dana dan penyalahgunaan peruntukan dana tersebut.
Kelompok kelompok yang setuju audit keuangan gereja menendus adanya rekayasa dalam setiap laporan pertanggungjawaban keuangan dan mark-up anggaran.
Untuk kelompok yang setuju ini kita juga tidak boleh marah, mereka juga menyampaikan pendapat dengan berbagai kisah (mungkin) yang pernah mereka alami.
tau mungkin mereka pernah melihat sesuatu yang dianggarkan tetapi tidak ada realisasinya atau realisasi yang ganjil dari sebuah anggaran.

3.NETRAL
Untuk kelompok yang netral ini bisa menerima pendapat dari yang pro dan kontra dan tidak merasa masalah apakah keuangan gereja diaudit atau tidak.
Kalau diaudit ? SYUKUR
Tidak diaudit ? SYUKUR JUGA

-------------------------

Tapi jika memungkinkan ada pendapat ke 4 kira kira begini :
“Usul dari anggota KPK sudah ada meskipun itu sifatnya hanya pribadi dan berupa tantangan, namun  usulan ini mungkin saja bisa menjadi angin segar bagi pengelolaan keuangan gereja.
Jika kita sebagai orang yang ada di lingkaran gereja tidak ingin gereja yang nota benene bukan lembaga Negara diaudit oleh lembaga Negara, kenapa tidak kita alihkan saja audit tersebut kepada Akuntan Publik yang Independen.
KPK yang punya usul, Akuntan Publik yang beraksi, bisa juga bukan ?"

SUDAH SIAPKAH KITA MENERIMA TANTANGAN ?

Saya Marulak Sinurat    
http://marulaksinurat.blogspot.co.id

Selasa, 25 Juli 2017

-MANJAE-

Tulisan Saya kali ini mengangkat topik tentang memulai hidup mandiri bagi pasangan suami istri yang baru menikah atau dalam istilah batak disebut Manjae.
Tapi sebelum kita bahas substansi tersebut ada baiknya kita memahami sistem sosial suku batak agar kita dapatenarik benang merah dari dua sisi sisi yang berbeda.

“Batak adalah salah satu suku bangsa di Indonesia yang menerapkan sistem Patriarki yaitu sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai sosok otoritas.
Selain itu suku batak juga memakai garis keturunan Patrilineal yaitu suatu sistem adat masyarakat yang mengatur garis keturunan berasal dari pihak ayah.
Sistem ini menempatkan laki laki sebagai oknum yang paling dominan dalam segala hal”

------------------

(Baiklah… kita kembali ke topik Manjae…)

Sebaiknya pasangan suami istri yang baru menikah harus manjae, apapun kondisinya.
Sebab jika pasangan baru tersebut memutuskan tinggal dirumah orang tua malah akan muncul banyak konflik dan dalam hal ini yang selalu jadi korban konflik adalah wanita.

Pada satu sisi ada pasangan baru yang memutuskan tinggal dirumah orang tua karena pertimbangan ekonomi, tapi disisi lain ada pasangan rumah tangga baru yang tinggal serumah dengan orang tua karena keinginan orang tua, biasanya hal ini terjadi pada anak laki laki karena orang tua ingin agar anak lelakinya tinggal bersama dia dengan berbagai faktor.
Namun apapun alasannya, tinggal di rumah orang tua hanya akan membuat wanita (istri) menjadi tertekan batin.

Dalam kehidupan masyarakat batak, seorang wanita yang akan menikah pasti mengalami stress berat.
Stress ini bukan karena memikirkan biaya pesta, bukan karena memikirkan salon, bukan karena memikirkan bagaimana kedepannya dll, dia setress karena memikirkan keluarga baru dari pihak suaminya.
Dia akan menghabiskan energinya untuk memikirkan apakah mertuanya baik ? apakah Eda (iparnya) baik ? dll.
Wanita (parumaen) adalah orang yang paling sulit diterima dikeluarga laki laki dan paling sulit beradaptasi, berbeda dengan laki laki yang sangat mudah masuk dan beadaptasi dengan keluarga wanita.
Secara psikologis hal ini mungkin disebabkan oleh karakter laki laki yang terbuka dan blak blakan sementara wanita lebih cenderung diam dan tertutup tetapi gelagat apapun yang timbul dari sikap diam seorang wanita akan kelihatan dari gestur tubuhnya.
Hal ini pula yang menyebabkan banyak EDA yang menerka nerka sifat EDA BARU nya tanpa mau berbicara to the poin.

Pertimbangan konflik pada wanita (istri) inilah yang menyebabkan hampir semua pasangan suami istri baru akan memutuskan MANJAE dari orang tuanya.
Mereka lebih rela mengontrak kamar petak sumpek yang penting hidup mandiri tanpa campur tangan dan intervensi dari pihak mana pun.
Sebab saat seorang pria (pengantin baru) membawa istrinya untuk tinggal dirumah orang tuanya maka akan banyak sekali campur tangan yang diterima istri dari mertua dan para eda.
Apalagi ada pepatah batak yang berbunyi “BAKKO NI NA JONOK DO BAU, NA DAO ANGUR” yang artinya adalah banyak kebaikan yang dilakukan seseorang tatapi tetap kena cerca karena tiap hari bertemu, sementara saudara yang jauh tinggalnya cukup hanya dengan mengirim uang NAPURAN sekali setahun akan harum namanya.
Sugesti Pepatah sepenggal itu saja sudah cukup membuat seorang wanita yang akan menikah tidak mau tinggal dirumah mertua.

Namun ada kalanya memang orang tua yang menginginkan anak dan menantunya untuk tinggal bersama mereka.
mungkin dengan pertimbangan orang tua kurang sehat, supaya ada mengurus masa tua mereka, dll.
Tapi pada kasus ini bukan berarti tidak ada masalah yang muncul, justru konflik batin antara menantu dan para eda semakin tegang.
Kenapa ? karena putri orang tua tersebut pastinya sudah ikut dengan suaminya dan tidak bersama mereka lagi,
Lalu saat Menantu mengganti peran para putri ini untuk mengurus ibu mereka secara psikis mereka akan merasa tersaingi dan ada kekuatiran terimbangi oleh si menantu.
Itu pula sebabnya banyak terjadi gesekan NA MAR EDA dalam situasi seperti ini.
“GODANG DO KEJADIAN SEGA RUMAH TANGGA ALA GESEKAN NI EDA.
MOLO SAHALI SAHALI DO AKKA NA MAREDA I PAJUMPANG BARU PE ROMANTIS BERENGON, ALAI MOLO TIAP ARI DO PAJUMPANG TUDOSHON RANGGITING NAMA I"

Idealnya memang sepasang suami istri yang baru menikah harus memisahkan diri dari rumah induk, sebab sebuah rumah hanya cocok untuk satu rumah tangga.

Lalu jika kita kaji apa hubungan Manjae dengan Patriarki ?
secara langsung sebenarnya tidak ada hubungan, namun sifat laki laki yang ingin berkuasa penuh pada istrinya membuat hampir semua laki laki batak memilih untuk menguasai istrinya.
Seorang laki laki tidak akan bisa menguasai itrinya jika dia tinggal bersama orang tuanya,
Seorang laki laki tidak bisa dominan kepada istrinya jika dia tinggal bersama Ayah Ibunya,
Seorang laki laki tidak akan bisa menjadi Hero,
Tidak akan bisa menjadi kekuatan otoritas,
Tidak akan bisa menjadi tiang penyangga,
Selama dia masih tinggal dirumah orang tuanya.
Bagaimana mungkin seorang laki laki bisa berkuasa atas istrinya jika setiap hari istrinya masih menerima campur tangan dari eda (ipar) dan simatua (mertua) ?
Lantas bagaimana caranya agar kekuatan PATRIARKI Lelaki ini bisa dilaksanakan ?
Jawabannya adalah PINDAH RUMAH alias MANJAE

-------%-------%--------

Horas.....!!!
Saya Marulak Sinurat   
http://marulaksinurat.blogspot.co.ig

***Artikel ini Saya tulis dari curahan hati seseorang wanita
NO NAME yang rumah tangganya berakhir karena intervensi Eda (Ipar).
Tantangan para istri yang tinggal di rumah mertua banyak sekali,
mungkin saja mertua mu baik tapi bisa jadi eda mu tidak baik.
kemungkinan kemungkinan itu bisa terjadi sebab anda hanya dipandang sebagai wanita pendatang di keluarga tersebut.
Koreksi tambahan untuk para pria yang membawa istri tinggal dirumah orang tua, dalam segala hal pertimbangkan lah bahwa istri mu adalah dirimu sendiri, jadi percaya lah pada orang tua dan kakak kakak mu tanpa mengabaikan istri mu.